Sehari lalu saya mendapat e-mail dari Perpustakaan Bantul tentang batas peminjaman buku yang tinggal dua hari. Buku Kejahatan dan Hukuman, terjemahan dari Crime and Punishment dari Fyodor Dostoyevsky. Sebagai penggemar novel, buku ini tentu menarik untuk saya ditambah dengan nama besar Dostoyevsky. Ini pertama kali saya membaca novelnya, karena biasanya saya lebih suka novel Asia misalnya karya-karya Keigo Higashino. Buku yang saya baca merupakan buku terjemahan dan sudah dirangkum tanpa mengubah struktur cerita, setidaknya begitu tulisan di kata pengantar. Novel ini bisa dibilang sebuah karya lama tapi nyatanya masih relevan dengan kehidupan hari ini. Masalah kemiskinan menimbulkan keputusasaan lalu memunculkan pikiran-pikiran tidak waras tentang tindak kejahatan. Saat membaca novel ini, Raskolnikov, si tokoh utama mengalami pergolakan psikologis yang (bagi saya) sulit dipahami tapi masuk akal. Seorang terpelajar yang merasa gagal dengan hidupnya lalu mempercayai sebuah teo...
Hari ini saya kembali mengunjungi Perpustakaan Kota Bantul karena banyak waktu senggang sebelum mulai semester baru. Sesampainya di sana, saya meminta kunci loker lalu naik ke lantai dua. Perpustakaan cukup ramai di hari Jumat. Saya menaruh laptop dan barang lainnya di meja yang berhadapan langsung dengan pemandangan jalan raya. Setelahnya saya menyusuri rak-rak buku. Agak lama sampai saya menemukan buku berjudul On Literature, Aspek Kajian Sastra dari J. Hillis Miller yang sudah diterjemahkan. Penasaran dengan isinya saya pun membawanya ke meja. Bab pertama menulis tentang Apa Itu Sastra. Bab tersebut diawali dengan pembahasan Apa yang Membuat Sastra Menjadi Mungkin? Dari pembahasan tersebut apa yang saya pahami adalah (semoga tidak keliru), sastra menjadi mungkin karena adanya kemampuan mengenal huruf dan kebebasan untuk berbicara. Kebebasan berbicara tidak selalu diwujudkan melalui orasi, pidato, namun apa yang "tokoh" bicarakan. Tokoh yang bahkan lahir dari khayalan pen...