Skip to main content

Posts

Ruang Aman

  Memang seharusnya aku tidak habis karena mencintai orang lain. Bukan berarti aku pernah begitu. Aku belajar mencintai secukupnya, karena dengan orang yang menyayangiku semuanya cukup. Aku tidak perlu membuktikan apapun. Seperti aku mencintai diriku, dia pun akan begitu. Aku tidak perlu menjadi yang lain. Aku adalah aku seutuhnya. Dia akan selalu menjadi ruang amanku. Ruang dimana aku bisa menjadi apa saja. Tapi kali ini ruang itu ada di kamu. 
Recent posts

Rindu

Pada akhirnya kamu menjadi rindu yang tak pernah kutemukan. Rindu yang menetap dalam suatu sudut di hatiku. Entah untuk apa juga kamu ada di sana. Kamu tidka berniat pergi, tapi aku juga tidak ingin mengusirmu. Suatu saat sudut itu mungkin akan usang, kalau saja aku bisa sehari tanpa memikirkanmu. Memang, aku jatuh cinta pada yang tak mungkin. Aku jatuh cinta pada sebuah kemustahilan. Jangan tanya apakah itu sakit atau tidak, dibuatnya aku kepayahan bahkan untuk merengkuh diriku sendiri. 

Aku Kehabisan Waktu

Aku Kehabisan Waktu Aku kehabisan waktu tapi tidak kehabisan cinta. Aku tidak pernah kehilangan cinta. Ia tetap bergelayut dalam hatiku. Melambai di waktu malam dan menyambut di waktu pagi. Kalau ada kesempatan untuk kembali tentu aku tidak mau. Aku akan menyimpan semuanya secara utuh tanpa mengubah apapun. Setiap detik, setiap perasaan, jangan sampai hilang. Tidak perlu ditambah atau dikurang. Biarkan begitu apa adanya. Dengan begitu aku lebih lega.  Perjalanan ini sungguh singkat tapi begitu hebat. Hebat dalam mengubahku. Mungkin memang sudah cukup. Lagi-lagi tidak lebih, tidak kurang. Untungnya satu senyuman manis kau tinggalkan. Jadilah, aku masukkan ke ruang rahasia dalam hatiku, dalamnya seperti palung tapi disitulah aku sering berkunjung.  Aku akan mengatakannya sekali lagi, aku kehabisan waktu tapi tidak dengan cinta. Aku masih rumahmu, semoga tidak terlupa. Pulanglah kapan saja. Aku masih disini dan tidak ada yang berubah. 

Aku dan Si Bocah Pemalu

       Menjadi lulusan musik membuat aku punya standar tersendiri ketika menikmati musik, baik mendengar karya instrumental maupun orang bernyanyi. Meski aku tidak menguasai semua alat musik dan vokal tapi setidaknya aku tahu mana nada yang dibunyikan atau dinyanyikan dengan sesuai mana yang tidak. Hal ini membuatku relatif peka dengan nada yang sumbang, yang pitchy meski kurang dari semitone. Berbekal pengetahuan tentang musik, beberapa waktu lalu aku melamar pekerjaan sebagai guru ekstrakurikuler musik di salah satu homeschooling di Yogyakarta, setelah diterima aku bertemu dengan seorang anak perempuan kelas IX.  Namanya Arimbi, tapi sering dipanggil Bimbi. Homeschooling tempat aku bekerja didominasi siswa berkebutuhan khusus, misalnya autis, down syndrome, disleksia, dan lainnya. Pertama kali bertemu Bimbi, dia terlihat tidak memiliki kebutuhan khusus. Dia mampu berkomunikasi dengan baik, perilakunya tidak impulsif, hanya saja dia sangat pemalu. Masih aku...

Review Jurnal The Positive Influence of Music on the Human Brain

The Positive Influence of Music on the Human Brain  Zhang, Shiqi. “The Positive Influence of Music on the Human Brain.” Journal of Behavioral and Brain Science 10, no. 01 (2020): 95–104.

Selubung-selubung Film Aladdin

Buat para pencinta Disney, kalian pasti nggak akan asing dengan live action Aladdin yang rilis tahun 2019. Disney kayanya emang lagi gencar bikin live action dari film animasi lama. Live action Aladdin gampangnya adalah film fantasi musikal. Para penontonnya pasti tersihir sama musik dan tari-tarian di film itu. Nggak bisa dipungkiri sih, film garapan Disney rata-rata punya soundtrack yang bagus dan memorable banget. Salah satu lagu yang paling booming adalah A Whole New World. Jujur aja, kalau kalian denger film Aladdin pasti kalian kepikiran lagu satu ini kan? Tapi kali ini kita nggak bakal bahas lagu itu, guys. Ada hal lebih menarik yang mungkin nggak terlintas di benak kalian selama ini. 

Catatan Belajar: Komposisi

Judul buku : An Introduction to Music Studies Judul Bab : Composition (Bab 14) ISBN :  Pengarang : Jim Samson Penerbit           : Cambridge University Press Tahun terbit : 2009 Pages : 236 – 249 (14 halaman) Kategori buku : Non-Fiksi Review Singkat Bab ini membahas tentang nilai dari mempelajari komposisi dan melihat bagaimana komposisi diajarkan dan diuji. Bab ini juga akan membahas pemikiran awal komposer sebelum memulai karya mulai dari pengalaman pribadi hingga ketertarikan untuk berkolaborasi dengan karya seni lain. Bagian terakhir bab ini akan membahas relasi antara komposer, pemain, dan audiens. Hal yang menarik adalah saran pada akhir bab yakni komposer harus bisa bernegosiasi dalam membuat karya untuk memastikan karya musiknya bisa berkomunikasi dengan audiens tanpa membatasi kebebasan mencipta yang mereka miliki.  Pokok Permasalahan Komposisi mengingatkan kita bahwa karya musik adalah hasil dari proses yang kadang sa...