Skip to main content

Posts

Cara Memperpanjang Nada Dalam Musik

       Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prolongasi berarti memberi tindakan perpanjangan. Dalam musik, perpanjangan dapat dilakukan pada nada. Perpanjangan nada dapat menggunakan beberapa teknik. Progresi prolongasional dapat dikelompokkan menjadi empat teknik komposisi (elaborasi) bila dikaitkan dengan prolongasi, yakni pedal point, neighbouring chords, passing chords, dan harmoni pengganti/ substitusi. Dalam progresi ini, prolongasi harmoni terlihat pada awal dan akhir progresi. Namun, dalam beberapa kasus subordinat harmoni mungkin memulai progresi atau progresi diakhiri tanpa mendapat prolongasi harmoni. Pedal Point      Pedal point yang diletakkan pada suara bass dalam progressi mengandung root dari harmoni yang diprolongasi. Bass not dari subordinate harmoni digantikan dengan pedal note, sehingga mengurangi struktur dari harmoninya. Pedal point, biasanya ditulis dengan tanda kurung. Selain itu, nada bass yang hilang membuat identiikasi posis...

Fungsi-Fungsi Akor

       Selain berdiri pada tingkatannya masing-masing, akor juga memiliki fungsi masing-masing. Pada perido klasik, akor I, IV, dan V dianggap sebagai akor paling penting dalam sebuah musik. Akan tetapi, hal tersebut berubah seiring dengan perkembangan musik. Meskipun begitu, tidak ada salahnya kita mengetahui fungsi akor. Berikut fungsi akor yang perlu diketahui:  Fungsi Tonika       Fungsi tonika biasanya direpresentasikan dengan triad mayor atau minor yang berada pada tingkat pertama di tangga nada. Akor tonika dalam posisi dasar dianggap lebih stabil dibanding dengan akor inversi pertama. Namun tonika inversi pertama memiliki peran penting dalam artikulasi khususnya untuk membantu permulaan progresi kadensial. Dalam beberapa konteks, triad submedian memiliki funsgi tonika dan biasanya mensubstitusi peran tonika, khususnya saat mengikut akor dominan dalam posisi dasar. Situasi seperti ini dapat disebut deceptive resolution dari dominan....

Harmony Review 1

Beberapa buku teks Amerika Utara mengidentifikasi harmoni individual dari tingkatannya pada tangga nada tertentu. Tujuh angka Romawi mengindikasi “root” dari kunci tertentu dan tambahan angka Arab mengindikasi variasi posisi (inversi) dari harmoni (dalam tradisi figur bass).  Contohnya; I   = tonika dalam posisi root V6= dominan inversi pertama  Beberapa teoris menyadari bahwa angka romawi tidak bisa mendefinisikan tujuh harmoni dengan lengkap, mereka justru mengemukakan klasifikasi harmoni menjadi tiga bagian yakni fungsi harmoni, tonik-dominan, dan pre-dominan.  1. Tonik harmoni termasuk akor I dan IV dan berbagai variasi posisinya 2. Dominan harmoni termasuk akor V, dan VII dan berbagai variasi posisinya. Akor III dapat berfungsi sebagai subtitusi dominan dalam beberapa konteks.  3. Pre dominan harmoni termasuk akor IV, II, bII, secondary dominan dari dominan (seperti V7/V) dan variasi akor “augmented-sixth”  Beberapa buku teks membedakan kual...

Sound Healing & Sound Empowering

Sound healing adalah teknik penyembuhan atau relaksasi dengan memanfaatkan vibrasi, resonansi dan frekuensi. Hal ini pada awalnya digunakan pada ritual atau upacara adat dimana selalu menggunakan musik. Tujuan dari penggunaan frekuensi adalah memindahkan kesadaran dan gelombang otak kita ke tujuan yang dikehendaki, atau dari ketidakseimbangan menuju keseimbangan (inner peace). Sound healing dapat membantu menyembuhkan penyakit seperti gangguan tidur, kegelisahan, depresi, manajemen stress dan lain-lain. Ada beberapa cara kerja sound healing yaitu: Menggunakan ritme dan frekuensi sehingga dapat melatih gelombang otak sehingga memungkinkan untuk mengubah keadaan brainwave beta ( otak dalam keadaan sadar normal), alpha (dalam keadaan santai), theta (dalam keadaan meditasi), dan delta (dalam keadaan deep sleep) Secara kompositoris musiknya lebih mengalir, tidak menuntut banyak perhatian dari pendengar, tujuan musiknya adalah mencapai nuansa meditatif, calming, nyaman, da...