Sound healing
adalah teknik penyembuhan atau relaksasi dengan memanfaatkan vibrasi, resonansi
dan frekuensi. Hal ini pada awalnya digunakan pada ritual atau upacara adat
dimana selalu menggunakan musik. Tujuan dari penggunaan frekuensi adalah
memindahkan kesadaran dan gelombang otak kita ke tujuan yang dikehendaki, atau
dari ketidakseimbangan menuju keseimbangan (inner peace). Sound healing dapat
membantu menyembuhkan penyakit seperti gangguan tidur, kegelisahan, depresi,
manajemen stress dan lain-lain.
Ada beberapa cara kerja sound healing yaitu:
- Menggunakan ritme dan frekuensi sehingga dapat melatih gelombang otak sehingga memungkinkan untuk mengubah keadaan brainwave beta ( otak dalam keadaan sadar normal), alpha (dalam keadaan santai), theta (dalam keadaan meditasi), dan delta (dalam keadaan deep sleep)
- Secara kompositoris musiknya lebih mengalir, tidak menuntut banyak perhatian dari pendengar, tujuan musiknya adalah mencapai nuansa meditatif, calming, nyaman, damai, dan mendukung affirmasi dari target.
- Bentuk musik memberi, bukan musik meminta (pujian) sehingga dalam musiknya tidak menonjolkan skill tapi kembali ke tujuan musiknya yaitu mencapai nuansa meditatif.
Sound empowering sedikit berbeda dengan sound healing. Tujuan dari sound empowering adalah untuk meningkatkan power dalam diri. Selain perbedaan tujuan, sound empowering juga menggunakan dinamika yang lebih keras, tempo yang lebih cepat dan affirmasi yang lebih bersemangat.
Ada beberapa cara kerja sound empowering diantaranya;
- Binaural beat, yaitu bentuk perbedaan frekuensi yang didengar manusia. Misalnya telinga kanan mendengar frekuensi 440 Hz, telinga kiri mendengar frekuensi 442 Hz. Perbedaan ini dapat membantu mengubah gelombang otak.
- Soundscape, yaitu bunyi-bunyian yang mendekatkan pada alam.
- Solfeggio frequences, 396 Hz, menghapus pemikiran negatif, 417 Hz, memperbaiki situasi, mendorong perubahan, 528 Hz, transformasi, love frequency, 639 Hz, membangun hubungan 741 Hz, menimbuklan solusi, 852 Hz, kembali memahami jiwa
- Affirmasi, yaitu kalimat-kalimat yang diciptakan untuk masuk ke dalam alam bawah sadar target, audiens, atau diri sendiri.
- Subliminal message, yaitu pesan-pesan terselubung yang bisa disampaikan melalui gambar statis, meme, video atau audio. Tujuannya adalah untuk melakukan kampanye atau provokasi dan perintah untuk menyukai sesuatu atau membenci sesuatu melalui alam bawah sadar target.
- Repetition music or looping motive, motif-motif musik sederhana yang terus diulang sehingga menghasilkan rasa tenang dan damai.

Comments
Post a Comment